Jumat, 20 September 2013

Menikmati Seks di Usia Tua, Siapa Takut?

Semua orang yang sudah menikah tahu bahwa seks itu adalah aktifitas yang menyenangkan, namun dibalik itu sex ternyata juga sangat menyehatkan. Tak terkecuali bagi mereka yang sudah berusia tua diatas 50 tahun sex juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatannya. Walaupun ada banyak persoalan seputar kekuatan vitalitas ataupun masa menopause pada perempuan asalkan anda meiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup/baik seputar sex, anda akan terus dapat menikmati sex hingga usia tua.

Beberapa permasalahan yang sering membuat orang tua enggan untuk melakukan hubungan sex dengan pasangannya:

1. Pada pria diatas usia 50 tahun biasanya mengalami gangguan disfungsi ereksi, kemampuan alat vital untuk mengalami ereksi tidak sekuat ketika masa muda dulu.

2. Pada wanita setelah menopause kemampuan dan keinginan seks mereka cenderung menurun walaupun ada beberapa pendapat wanita menopause juga berkeinginan untuk melakukan hubungan seksual tetaplah sama besarnya dengan keinginan sex pada pria.

3. Perubahan bentuk tubuh yang mulai menua, keriput, kegemukan, rambut memutih membuat mereka tidak percaya diri untuk melakukan hubungan seks layaknya saat mereka masih muda.

4. Pria dan wanita akan terangsang lebih lama, sehingga membutuhkan waktu lebih lama dalam menghasilkan cairan vagina untuk memudahkan saat dilakukan penetrasi

5. Penyakit kronis seperti jantung, darah tinggi, diabetes, kanker, dll yang sangat mempengaruhi kesehatan dan kemampuan seksual mereka

6. Penggunaan obat-obatan seperti obat turun darah, anti histamin dan anti depresan dapat menurunkan kemampuan ereksi pada pria.

Tentu saja jangan berharap orang pada usia tua akan memiliki kehidupan seks sehebat saat mereka pada usia mudah dahulu. Tapi bukan berarti kehidupan seks anda ditakdirkan untuk menjadi suram dan tidak memuaskan. Orang yang sehat dapat tetap aktif secara seksual di usia 70-an , 80-an , dan 90-an karena aktifitas ini justru akan membantu anda tetap muda. Beberapa perubahan fisik yang berkaitan dengan usia memang tidak dapat dihindari, tetapi perubahan ini bukan berarti akan mengganggu keintiman seksual anda dengan pasangan.

Manfaat melakukan hubungan seks saat berada pada usia tua/senja:

1. Meningkatkan kesehatan mental dan fisik . Seks bisa membakar lemak , menyebabkan otak melepaskan endorphin yang merupakan hormone bahagia , dan secara drastis mengurangi kecemasan .

2. Memperpanjang usia. Seks secara teratur akan membuat kita selalu bahagia karena rasa bahagia mampu meningkatkan kekebalan tubuh kita dan menjaga kesehatan organ tubuh agar dapat bekerja dengan baik.
3. Memperkuat hubungan . Seks adalah kesempatan untuk mengungkapkan perasaan terdalam anda dengan pasangan.

4. Menurunkan stressor. Seks membuat kita lebih relaks dan terbebas dari beban masalah yang ada.

5. Menyehatkan kulit dan rambut. Saat menua orang cenderung menjadi keriput dan rambut rontok, sex mampu meningkatkan aliran darah yang membawa oksigen sehingga baik untuk mempertahankan elastisitas kulit dan kekuatan rambut.

6. Membebaskan dari penyakit kanker prostat dan kanker payudara. Studi menunjukkan aktif melakukan sex secara rutin dan teratur dapat mengurangi resiko kedua jenis penyakit yang sering dialami pria dan wanita tersebut.

7. Mengobati insomnia. Bagi orang tua yang sering mengalami kesulitan tidur, sex yang sehat dapat membantu mengatasi gangguan tidur anda, rasa bahagia dan nyaman dari hormone oksitosin yang dikeluarkan tubuh membuat kita mudah tidur terlelap.

Untuk mendapatkan perbagai keuntungan dari sex itu sendiri tentu saja baik pria ataupun wanita yang usianya sudah menua memerlukan beberapa cara dan teknik untuk dipelajari. Dengan memahami teknik yang benar diharapkan pasangan tua dapat mencapai semua manfaat dari aktifitas seks tersebut.

Berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa sedikit membantu pasangan tua untuk mendapatkan kualitas sexnya:

1. Bicarakan secara terbuka dengan pasangan mengenai perubahan gairah seks dan kemampuan untuk ereksi agar dapat mencari solusi bersama. Karena jika hanya saling diam, lama kelamaan akhirnya mereka berpikir sudah tidak memerlukan sex lagi diusia mereka.

2. Konsultasikan pada dokter dan jangan malu, karena jika anda tidak bercerita tentu dokter juga tidak akan tahu masalah seksual anda. Beberapa obat-obatan dan penyakit tertentu dapat sangat mempengaruhi gairah dan kemampuan ereksi anda.

3. Hindari rokok dan alcohol, mengkonsumsinya secara rutin akan mengganggu aliran darah sehingga berpotensi mengakibatkan impotensi.

4. Olahraga teratur dan cegah kegemukan, dengan tubuh yang sehat dan berstamina, otomatis kekuatan dalam melakukan hubungan seksual juga semakin meningkat dan membaik. Tubuh sehat juga mencegah resiko datangnya penyakit yang menyebabkan gangguan ereksi/seksual.

5. Ubah mindset dan pola pikir, yakinilah bahwa walaupun usia kita semakin menua, namun semangat selalu ada, yakinkan diri anda tetap cantik dan ganteng, janganlah ragu untuk saling memuji antar pasangan supaya gaiarah itu timbul lagi.

6. Lakukan sex secara rutin dan aktif, karena saat anda berhenti melakukan hubungan sex dalam jangka waktu lama, hal itu akan menjadi keterusan dan anda akan canggung untuk memulainya kembali.

7. Walaupun mungkin pasangan anda sudah tidak sehebat dulu, anda wajib harus setia, karena beberapa orang  ada yang mengambil jalan pintas dengan melakukan hubungan dengan orang lain (berselingkuh) hal ini justru dapat merusak rumah tangga dan berpotensi meningkatkan angka penyakit menular seksual.

8. Gunakan pelumas vagina (lubricant), pada awal penggunaan mungkin akan sedikit terasa aneh, namun setelah beberapa lama hal ini akan begitu menyenangkan sehingga baik pria maupun wanita masih dapat merasakan kenikmatan dalam berhubungan seks.

9. Penggunaan alat bantu sex macam vibrator dan vagina getar mungkin diperlukan untuk membantu aktifitas seks anda, jangan berpikir negative, tapi jika hal ini sudah dibicarakan sebelumnya justru pasangan dapat saling bantu untuk mendapatkan kepuasan tersendiri didalam hubunganya.

10. Pilih posisi seks yang aman, karena beberapa penyakit seperti radang sendi, sesak nafas karena penyakit paru dan jantung terkadang membuat anda kesulitan mendapatkan posisi aman. Carilah posisi terbaik dengan mengkomunikasikan dengan pasangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar