Sejak jaman prasejarah, kejantanan dan keperkasaan pria memang kerap disimbolkan dalam bentuk dan ukuran penis yang besar serta kekar. Pemahaman ini tetap hidup hingga sekarang. Bahkan ada yang nekat memperbesar dan memperpanjang ukuran penisnya sampai dengan cara-cara yang di luar logika.
Menurut dr. Hendra M.Kes., SP.And., secara medis tidak ada satupun jampi-jampi yang bisa memperbesar penis pria dewasa secara permanen –kecuali melalui proses pembedahan yang dilakukan oleh ahli bedah urologi. “Upaya untuk mengantisipasi ukuran penis yang kecil hanya mungkin dilakukan terhadap anak laki-laki,” kata dr. Hendra. Karenanya, penting untuk memperhatikan ukuran penis anak Anda sebelum masuk usia pubertas.
Deteksi awal adanya kelainan ukuran penis (mikropenis) dapat segera diatasi dengan terapi hormonal sedini mungkin. Yang perlu Anda pahami adalah: Semakin dewasa seorang anak laki-laki maka akan semakin berkurang angka keberhasilan untuk memperpanjang ukuran penis melalui terapi hormonal ini.
Jadi jika ‘senjata’ Anda termasuk kategori mini tak perlu gusar. Asal tahu tekniknya, Anda masih bisa memuaskan hasrat si Dia. Salah satu cara menyiasatinya dengan mengatur gaya dan posisi bercinta. “Tentu saja dengan pemahaman akan struktur anatomi vagina dan penekanan pada aktivitas foreplay di daerah erotik si Dia. Tidak sedikit pria dengan ukuran penis kecil yang tetap merasa perkasa dalam hubungan seksual bersama pasangannya," kata dr. Hendra. Mengingat daerah peka rangsangan wanita terletak pada klitoris dan G-Spot, maka atur posisi dan gerakan bercinta pada daerah tersebut.
- Jika Anda menggunakan posisi misionari (Anda menindih tubuh si Dia yang dalam posisi terlentang), setelah penis masuk ke dalam vagina, rapatkan kedua paha si Dia sementara paha Anda harus dalam posisi terbuka. Lalu lakukan gerakan naik dan turun dengan konsentrasi batang penis menyentuh klitorisnya.
- Jika posisi si Dia berbaring atau duduk di tepi ranjang, sedang Anda berdiri atau berlutut di tepi ranjang, arahkan gerakan ujung penis Anda ke perut (pertengahan antara vagina dan pusar si Dia) karena G-spot berada pada sepertiga bagian depan vagina.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar