Biaya Operasi Kista Ovarium
Biaya operasi kista ovarium
yang cukup besar menjadi pemikiran yang cukup pelik bagi penderita yang
positif dan sudah menjadi hal yang wajar bagi penderita Kista Ovarium yang memeriksakan diri melalui dokter spesialis kandungan dan mendiagnosa adanya kista pada rahim melalui analisa USG dan menyarankan untuk segera lakukan operasi kista.
Hal pertama yang akan muncul dibenak penderita kista Ovarium adalah rasa takut atau rasa was -was yang cukup berlebihan menghadapi vonis operasi kista yang akan dilakukan dan hal kedua yang akan muncul adalah persiapan berapa besaran biaya operasi kista ovarium tersebut yang harus dipersiapkan untuk pelaksanaan operasi kista ovarium. Dilematis antara setuju dengan pelaksanaan operasi kista ovarium dan mempersiapan biaya operasi kista
ovarium atau bukan kata dilema yang cocok untuk padanan kata dalam
masalah ini dimana kata dilema yang berarti memilih diantara dua hal
yang sulit untuk dipenuhi. Sudah jelas kedua tawaran ini harus dipenuhi
untuk kesehatan Anda penderita kista ovarium.
Operasi kista ovarium masuk kategori operasi terencana atau dalam artian tidak darurat atau urgent segera dilakukan. Dari metode pengobatan modern untuk menangani masalah kista
ini hanya dengan operasi saja jalan satu – satunya yang bisa
mengatasinya. Perkembangan tehknologi kedokteran saat ini sudah
terbilang sangat maju hingga pelaksanaan operasi kista ovarium memberikan “kenyamanan” pada penderitanya.
Namun bukan masalah tehknologi kedokteran yang sudah maju yang memberikan rasa nyaman pada penderita kista ovarium yang menjadi persoalan disini, bagi sebagian penderita kista ovarium bisa jadi masalah biaya operasi kista ovarium bukanlah menjadi persoalan, ada hal lain yang menjadikan bahan pertimbangan, alasan psikologis berupa rasa takut menghadapi operasi kista ovarium tidak bisa diukur dengan nilai uang. Adakalanya penderita kista ovarium bila diukur dari kemampuan dalam hal menyediakan biaya operasi masuk kategori mampu dan bisa namun masih tetap menolak untuk lakukan operasi kista
ovarium dan memilih alternatif lain bila ada, apalagi bila penderita
masih dalam rentang usia yang produktiv atau usia subur dimana efek
samping pasca operasi kista ovarium akan menurunkan
kemungkinan untuk bisa memiliki keturunan atau hamil serta gangguan
fungsi seksual kewanitaan yang berhubungan dengan kualitas keharmonisan
dalam rumah tangga.
Besaran biaya operasi kista ovarium atau operasi lainnya tidak sama antar rumah sakit yang satu dengan rumah sakit lainnya walau dari alat dan obat-obatan yang digunakan sama, beda kelas rumah sakit beda pula biaya yang harus disediakan.
Pada dasarnya Operasi Kista bisa dikatakan sebagai langkah cepat untuk memotong laju pertumbuhan kista untuk tidak tumbuh semakin membesar, namun bila kondisi pasien pasca operasi kista
tidak bisa merubah pola makan serta sistem hormonal dalam tubuh masih
tetap terganggu bisa dipastikan dalam waktu yang tidak lama Kista akan tumbuh kembali pada tempat yang sama atau berpindah tidak jauh dari bekas operasi kista sebelumnya.
Tidak jarang seorang wanita menjalani operasi angkat kista berkali-kali dalam rentang 2 – 3 tahun setelah operasi angkat kista pertama kali, hal ini dikarenakan pertumbuhan kista baru yang disebabkan adanya gangguan hormonal yang masih belum bisa diatasi.
Reproduksi Wanita
Bila letak kista berada disekitar organ reproduksi wanita
(Indung Telur) baik sebelah kiri atau kanan dengan ukuran diameter yang
extra besar tidak menutup kemungkinan team dokter yang melakukan
operasi mengambil keputusan untuk sekaligus mengangkat organ reproduksi
yang jelas memberikan efek samping dalam jangka panjang bagi seorang wanita yang akan kesulitan dalam bereproduksi atau Hamil.
Pada kasus lain bila kondisi kista cukup parah dan mengharuskan untuk sekaligus angkat seluruh organ reproduksi kewanitaan jelas akan memutuskan harapan seorang wanita untuk bisa memberikan keturunan atau bisa hamil. Bila kondisi ini dialami seorang wanita
secara psikologis jelas akan terganggu dimana bila yang bersangkutan
belum memiliki anak akan timbul perasaan tertekan karena tidak bisa
memberikan keturunan disamping penurunan kualitas seksual yang akan dirasakan. Bagi wanita yang telah memiliki anak beban psikologis yang dirasakan sedikit ringan yaitu hanya menurunnya kualitas seksual yang akan dialami pasca operasi.
Operasi Kista dengan Laparoskopi
Laparoskopi adalah jenis prosedur
pembedahan di mana sayatan kecil dibuat, biasanya di pusar, lalu suatu
tabung penglihat (laparoskop) dimasukkan melaluinya. Laroskop adalah
instrumen ramping yang pada dasarnya merupakan sebuah teleskop mini
dengan sistem serat optik yang dapat menerangi bagian-bagian di dalam
perut. Tabung penglihat ini memiliki kamera kecil sebagai mata. Hal ini
memungkinkan dokter untuk memeriksa organ-organ perut dan panggul pada
layar monitor yang terhubung dengan tabung. Sayatan kecil lainnya dapat
dibuat untuk memasukkan instrumen untuk melakukan prosedur operasi
pembedahan.
Laparoskopi dapat dilakukan untuk
mendiagnosis kondisi atau untuk melakukan beberapa jenis operasi.
Prosedur ini kurang invasif daripada operasi perut biasa terbuka
(laparotomi). (Kamus Kesehatan)
Laparoskopi adalah teknik bedah invasif
minimal yang menggunakan alat-alat berdiameter kecil untuk menggantikan
tangan dokter bedah melakukan prosedur bedah di dalam rongga perut.
Kamera mini digunakan dengan terlebih dahulu dimasukkan gas untuk
membuat jarak pemisah antara rongga sehingga dapat terlihat dengan
jelas. Dokter bedah melakukan pembedahan dengan melihat layar monitor
dan mengoperasikan alat-alat tersebut dengan kedua tangannya.
Pada bidang ginekologi (kesehatan organ reproduksi wanita),
kondisi yang dapat ditangani dengan teknik laparoskopi antara lain
mioma uteri, tumor ovarium, nyeri haid, endometriosis, adenomiosis,
infertilitas, sterilisasi tuba, pelengketan saluran tuba, pelengketan
organ genitalia, kehamilan di luar kandungan, pengangkatan rahim atau
ovarian drilling.
Keuntungan teknik laparoskopi antara
lain, kerusakan jaringan lebih ringan, nyeri pasca operasi lebih ringan,
lama perawatan lebih singkat, resiko infeksi lebih kecil, sisi kosmetik
lebih baik karena sayatan yang minimal, serta masa recovery yang lebih
cepat.
Berikut tips yang dapat dipertimbangkan sebelum memilih teknik operasi laparoskopi:- Carilah informasi yang benar mengenai teknik laparoskopi sebelum memilih cara operasi.
- Bagi ibu yang belum pernah hamil atau melahirkan dianjurkan untuk melakukan operasi dengan teknik laparoscopi karena beresiko kecil terhadap pelengketan. Pelengketan dapat menyebabkan infertilitas (Mandul). Carilah informasi dan jangan ragu mencari second opinion untuk hal ini.
- Dokter yang akan melakukan laparoskopi harus diberikan hasil laboratorium dan riwayat kesehatan pasien yang jelas sebagai dasar tindakan medis dan keakuratan diagnosa.
- Kesehatan pasien harus dalam kondisi baik pada saat laparoskopi dilaksanakan.
Resiko Laparoskopi
Beberapa risiko yang bisa dijelaskan secara singkat di bawah ini:- Risiko yang paling signifikan adalah adanya luka-luka trocar pembuluh darah atau usus kecil atau besar. Risiko cedera akan meningkat pada pasien yang memiliki rata-rata body mass index di bawah ini atau memiliki sejarah sebelum operasi perut. Trocar awal biasanya dimasukkan secara membabi buta. Sementara cedera ini langka, komplikasi yang signifikan dapat terjadi. Luka-luka vaskular dapat mengakibatkan pendarahan berlebihan dan mengancam nyawa penderita. Cedera usus dapat menyebabkan peritonitis menjadi tertunda. Hal ini sangat penting bahwa luka-luka yang ditimbulkan perlu mendapat perhatian sedini mungkin.
- Beberapa pasien akan menderita luka bakar listrik yang tak terlihat oleh dokter bedah yang bekerja dengan elektroda yang bocor pada beberapa jaringan disekitarnya. Luka-luka yang dihasilkan dapat mengakibatkan lubang pada organ dan juga dapat mengakibatkan peritonitis. Risiko ini akan berkurang melalui penggunaan metode bipolar, bukannya monopolar (pada pasien) dengan alat electrosurgical.
- Mungkin ada peningkatan risiko hipotermia dan trauma peritoneal karena peningkatan paparan gas yang dingin, kering selama insufflation. Penggunaan panas dan humidified CO2 dapat mengurangi risiko ini.
- Banyak pasien mendapat gangguan pada paru-paru yang karena tidak bisa mentolerir pneumoperitoneum (gas dalam rongga perut), sehingga dibutuhkan untuk konversi bedah terbuka setelah upaya awal dilakukan dengan pendekatan laparoskopi.
- Tidak semua CO2 yang tertinggal di dalam rongga perut hilang pasca pemotongan selama operasi. Gas akan cenderung naik, dan ketika gas CO2 naik di perut, itu akan mendorong diafragma (otot yang memisahkan perut dari rongga dada dan memfasilitasi bernapas), dan dapat memberikan tekanan pada saraf phrenic. Hal ini menghasilkan sensasi rasa sakit yang dapat menjalar pada bagian bahu pasien. Untuk appendectomy, bahu kanan dapat sangat menyakitkan. Dalam beberapa kasus hal ini juga dapat menyebabkan rasa sakit ketika bernapas. Namun umumnya, rasa sakit hanya sementara karena jaringan tubuh akan menyerap CO2 dan mengeluarkannya melalui pernafasan atau respirasi.
- Gangguan kaskade padat pelekatan (jaringan parut) dari bekas sayatan operasi pada perut sebelumnya dapat menimbulkan resiko tambahan untuk laparoscopic surgery dan dianggap relatif sebagai kontra-indikasi biasa.
LADYFEM MEMBANTU MENGATASI KISTA DAN MEMBANTU KESUBURAN WANITA
Lady Fem adalah ramuan herbal yang diperuntukkan bagi wanita yang ingin membahagiakan diri dan pasangannya, untuk menambah kenikmatan hubungan intim dengan pasangannya.
Keunggulan LADY FEM :
- Mengembalikan gairah wanita dalam hubungan suami istri.
- Menambah kenikmatan dalam hubungan suami istri.
- Merapatkan & membersihkan dinding-dinding rahim dari dalam dengan cara aman
- Membuat aroma ogan kewanitaan lebih harum & segar.
- Sangat bagus jika dikombinasikan dengan Tisu Majakani dari Boyke & Co.
- Membantu mengatasi kista
- Memperlambat masa Menopause
- Mempercepat orgasme
- Membantu kesuburan
- Mengatasi masalah menstruasi (nyeri haid, haid tidak tuntas dll)
- Rekomendasi pakar kesehatan reproduksi ternama : BOYKE DIAN NUGRAHA
HARGA : RP. 250.000/BOX ISI 30 KAPSUL
Aturan minum kapsul LADYFEM
- Minggu Pertama : sehari 2x pagi & malam (tiap minum 2 kapsul)
- Minggu selanjutnya : sehari 1x pagi/malam (tiap minum 2 kapsul)
- Peringatan: Tidak disarankan untuk ibu hamil & menyusui.
YANG MAU JADI AGEN/DISTRIBUITOR WELCOME
UNTUK PEMESANAN BISA INBOX OR SMS/WHATS APP KE 0896 5553 1976
PIN : 25C1EFED
KETERANGAN LENGKAP BISA KUNJUNGI =>http://goo.gl/3jRX1w
Tidak ada komentar:
Posting Komentar